RSS

“Mutiara Hikmah Salaful Ummah”, Part 1

15 Mar

Sesungguhnya segala puji bagi Allah. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Dan kita berlindung kepada Allah dari jahatnya nafsu dan jeleknya amalan. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah maka tiada yang mampu menyesatkannya dan barangsiapa yang telah disesatkan-Nya maka tiada yang mampu menunjukinya.

Sedikit tetapi sunnah jauh lebih baik dari pada banyak tetapi bid’ah

“Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah. Dan aku (Rasulullah) adalah sebaik-baik Salaf bagimu.” – Fathimah bintu Rosulillah rodliyallohu ‘anha. [H.R Muslim]

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku..

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sering beri’tikaf pada setiap Ramadhan selama sepuluh hari dan manakala tibanya tahun yang mana beliau diwafatkan padanya, beliau (pun) beri’tikaf selama dua puluh hari. [Riwayat Bukhari (4/245)]

“Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR Bukhari 4/217 dan Muslim 759]

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, (dia) berkata, “Aku bertanya, Ya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan?” Beliau menjawab, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.” [HR Tirmidzi (3760) dan Ibnu Majah (3850)]

Tidak semua orang memiliki keberanian sejati. Tahukah anda apakah keberanian sejati itu? Keberanian sejati adalah sikap bersedia dikoreksi bila salah dan siap menerima kebenaran meskipun dari orang yang memiliki kedudukan lebih rendah.

“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan akan berlipat menjadi 10 kebaikan sampai 700 kali lipat. Allah ta’ala berkata: ‘Kecuali puasa, maka Aku yang akan membalas orang yang menjalankannya karena dia telah meninggalkan keinginan-keinginan hawa nafsunya dan makannya karena Aku.” [HR Muslim]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ada tiga orang yang tidak akan tertolak do’a mereka: seorang yang puasa ketika sedang berbuka, seorang imam yang adil, dan do’a seorang yang terzhalimi.” [HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban]

marhaban yaa ramadhan.. mari kita berpuasa dan berhari raya bersama pemerintah kaum muslimin.. indahnya kebersamaan..

Rasulullah -Shallallahu ‘alayhi wa sallam- melarang membunuh shurod, kodok, semut, dan hud-hud. [HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shohih]

Ditulis ulang dari, http://firarif.wordpress.com/kata-mutiara/

 
Leave a comment

Posted by on March 15, 2010 in Mutiara Salaf

 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: