RSS

“Mutiara Hikmah Salaful Ummah”, Part 5

25 Mar

“Seorang mu’min memandang dosa-dosanya seakan-akan ia duduk di bawah sebuah gunung yang ditakutkan akan jatuh menimpanya. Sementara seorang fajir/pendosa memandang dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat di atas hidungnya, ia cukup mengibaskan tangan untuk mengusir lalat tersebut.” [Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah dalam shahihnya (no. 6308) menyebutkan ucapan sahabat yang mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu]

“Allah telah menulis takdir-takdir seluruh makhluk (pada kitab lauh mahfudz) 50.000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.” [HR. Al-Imam Muslim dari shahabat Abdullah ibn Amr ibn Al-Ash radhiyallahu ‘anhu]

“Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzhalimi.” [HR. Tirmidzi]

“Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan, kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya kelak.” [HR. Muslim no. 1151]

“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan, ia mencari suatu ilmu dalam perjalanannya tersebut, Allah Ta’ala akan memudahkan baginya suatu jalan menuju surga.” [HR. Muslim no. 2699 dari shahabat Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu]

Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah, maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Berarti jelas bahwa cinta adalah ibadah hati yang bila keliru menempatkannya akan menjatuhkan kita ke dalam sesuatu yang dimurkai Allah yaitu kesyirikan.

“Di waktu malam terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.” [HR Muslim No. 757]

Dalam riwayat lain juga disebutkan oleh beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Rabb kalian turun setiap malam ke langit dunia tatkala lewat tengah malam, lalu Ia berfirman: “Adakah orang yang berdoa agar Aku mengabulkan doanya?” [HR Bukhari 3/25-26]

Dalam riwayat lain disebutkan, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

“Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya, siapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku pun akan memberinya, dan siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” Hal ini terus terjadi sampai terbitnya fajar. [Tafsir Ibnu Katsir 3/54]

“Saat yang paling dekat seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud. Maka perbanyaklah doa ketika itu.” [HR. Muslim]

“Hamba-hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling baik akhlaknya di antara mereka.” [HR. Ath Thabrani dan dishahihkan oleh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 433]

Ditulis ulang dari, http://firarif.wordpress.com/kata-mutiara/

 
Leave a comment

Posted by on March 25, 2010 in Mutiara Salaf

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: